ANGKA MARKET HOKY

ads 728 x90 B ads 728 x90 B

Situs Togel Online Terpercaya
Saat ini DIVA168 bisa di akses melalui link di bawah ini :

Link Alternatif DIVA168 :

www.https://206.189.43.116
Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu
KAMI MEMILIKI 9 PASARAN
PASARAN LINK PASARAN JAM TUTUP & BUKA
URUGUAY www.uruguaypools.com 01:30 - 02:00 wib
VENEZUELA www.venezuelapools.com 09:30 - 10:00 wib
COLOMBIA www.colombiapools.com 11:30 - 12:00 wib
SYDNEY http://sydneypoolstoday.com/ 13:15 - 14:00 wib
MELBOURNE www.melbournepoolstoday.com 13:30 - 14:00 wib
ROMANIA www.romaniapools.com 15:30 - 16:00 wib
SINGAPORE4D www.singaporepools.com.sg 17:30 – 17:45 wib
SINGAPORETOTO www.singaporepools.com.sg 17:30 – 17:45 wib
SOUTHKOREA www.southkoreapools.com 20:30 - 21:00 wib
HONGKONG www.hongkongpools.com 22:00 - 23:00 wib

Monday, October 1, 2018

Seorang turis asal CHINA dipukul oleh petugas bandara Di "THAILAND".


Turis asal China dipukul oleh petugas keamanan bandara Thailand membuat 'marah' Perdana Menteri (PM) Thailand Prayut Chan-O-Cha. Sejumlah langkah tegas telah diambil untuk menindaklanjuti insiden itu.

Diketahui bahwa China merupakan sumber wisatawan terbesar Thailand, dengan jumlah turis asal China mencapai seperempat dari total 35 juta pengunjung setiap tahunnya.

Seperti dilansir AFP, Senin (1/10/2018), insiden yang videonya memicu kecaman itu terjadi diketahui pada 27 September di Bandara Don Mueang, Bangkok. Dalam video itu, terlihat seorang petugas keamanan bandara sedang bertengkar dengan seorang pria dan kemudian memukul pria itu. 
Pria dalam video itu diketahui merupakan seorang turis asal China bernama Mei Ji. Disebutkan otoritas bandara setempat bahwa saat itu Mei Ji baru tiba di Bangkok dengan penerbangan dari Jakarta. Pertengkaran terjadi setelah Mei Ji menolak untuk menunggu di dalam ruangan.

Usai insiden itu, Mei Ji dideportasi ke negara asalnya. 

Namun rekaman video yang menunjukkan insiden itu telah beredar luas secara online. Hal itu menuai reaksi keras dari pemerintah Thailand. Juru bicara pemerintah Thailand, Sunsern Kaewkumnerd, menyebut PM Prayut 'marah' atas insiden itu. 

"Perdana Menteri berpikir bahwa meskipun seorang turis tidak bisa menunjukkan dokumen untuk memastikan akomodasinya di Thailand, menolak untuk tetap berada di ruang penahanan dan bertindak tidak pantas dengan petugas keamanan, tetap saja petugas keamanan harus menahan diri mereka dan memperlakukannya sesuai praktik internasional," demikian pernyataan Sunsern kepada wartawan setempat.
Ditambahkan Sunsern, dua pejabat senior bandara telah dinonaktifkan dan si petugas keamanan yang terlibat insiden akan dipecat. Salah satu pejabat yang dimaksud adalah Suthirawat Suwannarat yang menjabat General Manager bandara tersebut. Dia mendapat sanksi 30 hari penonaktifan.

"Kami tidak bisa menghindar dari tanggung jawab atas kekurangan ini dan saya menyesal dan meminta maaf kepada turis China itu," ucap Suthirawat kepada wartawan pada Minggu (30/09/18) kemarin.

No comments:

Post a Comment